Kunjungan Wisatawan DTW Besakih Pasca Erupsi 18 Mei 2019


Kunjungan Wisatawan DTW Besakih Pasca Erupsi 18 Mei 2019

Pasca letusan Gunung Agung pada dini hari Sabtu (18/5/2019), kunjungan wisatawan ke Pura Besakih tidak mengalami perubahan yang signifikan. Letusan pada pukul 02.09 WITA itu melahirkan kolom abu yang bisa teramati hingga 2.000 meter di atas puncak (5.142 m di atas permukaan laut).

Pagi hari setelah letusan, Daya Tarik Wisata (DTW) Besakih masih tetap beroperasi seperti biasa dengan 10 jam operasional mulai pukul 08:00 sampai dengan 18:00 WITA. Dan menurut data Kunjungan bagian Tiket DTW Besakih Ni Wayan Suniarti, tidak ada perubahan signifikan dari jumlah kunjungan ke Pura Agung Besakih.

“Jumlah kunjungan wisatawan ke DTW Besakih sebenarnya tidak mengalami perubahan yang signifikan terkait Erupsi yang terjadi beberapa hari lalu. Bahkan sehari setelah erupsi, kunjungan wisatawan meningkat drastis dari 469 kunjungan di tanggal 18, menjadi 588 kunjungan pada tanggal 19 Mei. Itu kan sehari setelah erupsi, ya jadi tidak terlalu berpengaruh.”

Ditemui di ruang kerjanya, Suniarti menambahkan, “tingkat kunjungan wisatawan ke Besakih setiap harinya meningkat dari tanggal 18 Mei, atau bertepatan dengan terjadinya erupsi. Di hari kemarin saja ada total 488 kunjungan. Selama tanggal 18 – 20 Mei ini sudah ada total 1,545 kunjungan wisatawan baik asing mau pun domestik.”

Gunung Agung yang berdiri kokoh di Timur Bali ini masih berada di level III dengan radius bahaya yang ditetapkan pemerintah adalah 4 KM dari kawah Gunung DTW Besakih sendiri ada di radius 7 KM dari kawah Gunug tertinggi di Bali ini dan masih tetap bisa dikunjungi oleh pemedek maupun wisatawan. (hum/das)